Berita Utama

Menteri Hingga KPK Hadiri Peringatan Hari Narkotika Internasional di Bogor

Beritautama.net/*

Beritautama.net, BOGOR– Badan Narkotika Nasional (BNN) memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Kabupaten Bogor, Kamis (12/7/2018).

Ada yang berbeda pada peringatan HANI kali ini. Sejumlah menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo dan perwakilan dari negara asing hadir mengikuti peringatan HANI yang jatuh setiap 26 Juni tersebut.

Adapun pejabat yang hadir adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Desa, Pemb
angunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sanjoyo.

Hadir pula Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono, serta para mantan Kepala BNN diantaranya, Budi Waseso, Goris Mere, dan Anang Iskandar.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Wiranto menyatakan bahwa kejahatan narkotika di Indonesia terjadi sangat masif. Sebab itu, ia mengajak semua elemen bangsa bersatu dan bergerak melawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah menyatakan perang terhadap narkoba. Drmikian pula BNN mengajak seluruh komponen bangsa melawan narkoba.

Beritautama.net/*

“Kalau tidak kita lawan, kita menjadi sampah (narkoba) disini,” kata Wiranto.

Data hasil survey BNN bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia pada 2017 menunjukkan bahwa angka prevalensi penyalahgunaan norkoba mencapai angka 3.376.115 orang atau sebesar 1,77 persen dari total penduduk Indonesia usia produktif 10-59 tahun.

Guna menekan jumlah penyalahgunaan narkoba yang sangat besar, BNN telah menyiapkan berbagai instrumen kebijakan dan melaksanakan berbagai kegiatan.

“Melalui kebijakan dan kegiatan itu survei prevalensi tahun 2014 menurun yaitu dari 2,12 persen menjadi 1,77 persen pada tahun 2017,” kata Kepala BNN Heru Winarko.

Sementara jumlah tersangka yang ditangkap oleh Polri dan BNN pada tahun 2017 sebanyak 64.526 orang, namun tahun 2016 sebanyak 61.748 orang. Jumlah barang bukti yang disita juga meningkat bila dibandingkan sitaan 2017 dengan 2018 periode Januari-Juni.

Selama tahun 2017 barang yang disita 1,144 ton shabu, 858.6 kg ganja, dan 218.212 butir pil ekstasi. Sedangkan 2018 ini barang bukti yang disita 1,3 ton shabu, 31 kg ganja, dan 217.526 butir pil ekstasi.

 

 

Penulis    : Zedun
Redaktur : Zedun
Editor      : M. Yusuf

Comments: 0

%d blogger menyukai ini: