Berita Utama

Berita tentang Indonesia

‘Berhasil dan bebas kesalahan’: Putin melaporkan uji coba rudal hipersonik

“berhasil dan bebas kesalahan”
Putin mengumumkan uji coba rudal hipersonik

Rudal hipersonik dipandang sebagai senjata masa depan. Rusia sekarang sedang menguji sejumlah rudal “Zirkon”, yang telah digambarkan sebagai “gigih”. Menurut kepala Kremlin Putin, tes itu berhasil.

Menurut Presiden Vladimir Putin, Rusia telah berhasil menguji beberapa rudal hipersonik secara bersamaan. Dalam pidato yang disiarkan televisi, Putin mengatakan tes dilakukan semalam dan “berhasil dan bebas dari kesalahan”. Bagi Rusia, tambahnya, “ini adalah peristiwa besar dan langkah penting dalam memperkuat keamanan Rusia dan meningkatkan kemampuan pertahanannya.”

Pada akhir November, Moskow mengumumkan uji coba rudal hipersonik zirkoniumnya. Seperti yang diumumkan militer pada waktu itu, fregat “Admiral Gorshkov” menembakkan rudal Zirkon ke sasaran di perairan Arktik. Ia menambahkan bahwa penembakan itu “berhasil” karena target pada jarak 400 kilometer “hancur.”

Putin mengumumkan pengembangan rudal Zirkon pada Februari 2019. Saat itu, dia mengatakan rudal yang memiliki jangkauan 1.000 kilometer itu bisa mencapai sembilan kali kecepatan suara. Rudal itu pertama kali diuji pada Oktober 2020. Putin menggambarkan rudal hipersonik Rusia sebagai “gigih”. Sudah ada beberapa tes dengan rudal Zirkon, baik dari “Laksamana Gorshkov” dan di bawah air dari kapal selam “Severodvinsk”. Sejauh ini, bagaimanapun, Rusia belum melaporkan pengujian beberapa rudal zirkonium secara bersamaan.

Rudal hipersonik dapat mencapai kecepatan lebih dari lima kali kecepatan suara dan dapat bermanuver dalam penerbangan. Mereka sulit dideteksi dan dicegat untuk pertahanan udara konvensional. Perlombaan internasional telah pecah antara Amerika Serikat, Rusia dan Cina untuk mengembangkan rudal hipersonik.

READ  NATO lehnt 'Sicherheitsgarantien' ab und fürchtet den Bündnisfall