Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Bulutangkis: Terlalu sedikit, terlambat bagi Hun Jian Heikal di Indonesia Masters

Bulutangkis: Terlalu sedikit, terlambat bagi Hun Jian Heikal di Indonesia Masters

PETALING JAYA: Ini final pertama mereka berpasangan, namun ganda putra Chong Hon Jian Heikal Nazri (gambar) sempat frustasi setelah terlambat menemukan ritme permainannya di Indonesia Masters di Surabaya kemarin.

Kuil Hon Jian, yang bermain bersama di turnamen keenam mereka, kalah 16-21, 18-21 dari pemain Kenya Mitsuhashi Hiroki Okamura dari Jepang dalam waktu 43 menit.

Heikal, yang menjadi partner ketiganya tahun ini, mengatakan mereka hanya bisa memainkan permainan normalnya menjelang akhir.

“Saya tidak terlalu kecewa. Kami sebenarnya bisa bermain lebih baik dari itu, tapi menurut saya kami kurang percaya diri. Kami tidak bisa menemukan level kami yang sebenarnya hingga akhir pertandingan, namun sudah terlambat,” kata Heikal.

“Semoga mencapai final pertama di ajang Super 100 akan memberikan semangat bagi kami dan semoga kami bisa tampil baik di ajang berikutnya yaitu KL Masters di kandang sendiri.

“Kekalahan ini juga memperlihatkan kelemahan yang perlu kami perbaiki. Ini mungkin bukan hari kami, namun saya yakin kami bisa memenangkan turnamen berikutnya dengan menggunakan ini sebagai batu loncatan.”

Haikal berpisah dari pasangan lamanya Wan Arif Wan Junaidi awal tahun ini untuk bersatu dengan Nour Ezzedine Al-Rumsani.

Namun, hal itu tidak bertahan lama karena Azzedine dan Goh Sze Fai memutuskan untuk melanjutkan kemitraan mereka pada bulan Juni karena Heikal dipasangkan dengan Hun Jian.

Itu juga merupakan kelonggaran bagi Hon Jian yang memiliki kemitraan berumur pendek dengan Sze Fei.

Pelatih ganda nasional Tan Bin Chen mengatakan Hulk dan Hon Jian tidak boleh melewatkan kesempatan karena mereka bukan pasangan muda.

“Itu adalah peluang bagus bagi mereka untuk menang, tapi mereka melewatkannya. Mereka sudah berada di tim nasional selama beberapa tahun dan mereka harus mulai mencapai prestasi mereka,” kata Ben Sheen.

READ  Panggung Werder Bremen: "Minggu yang indah" bersama sang putra dan gol | NDR.de - Olahraga

“Mereka telah mencapai final pertama mereka dan sekarang harus bertujuan untuk memenangkan tantangan internasional atau gelar Super 100 dengan cepat dan berusaha untuk menang di level yang lebih tinggi.

“Adegan ganda putra sangat kompetitif dan tidak akan membantu jika mereka stagnan terlalu lama.”

Hun Jian Heikal akan mencoba menyelesaikan urusan yang belum selesai di turnamen Kuala Lumpur Masters yang dimulai di Kuala Lumpur besok dengan pasangan Indonesia Sabar Karyaman/Moh Riza Pahlavi duduk pertama di ganda putra.

Hasil akhirnya

Tunggal Putra: Takuma Obayashi (JP) mengalahkan Choi Ji-hoon (COR) 21-8, 21-19.

Ganda putra: Kenya Mitsuhashi Hiroki Okamura (JP) mengalahkan Chung-Hun Jian Heikal Nazri (MAS) 21-16, 21-18.

Tunggal Putri: Tomoka Miyazaki (JP) atas Pornpecha Choekyong (THA) 21-9, 21-15.

Ganda Putri: Lani Trias-Rebekah Sugiarto (ENA) mengalahkan Melissa Trias-Rachel Rose (ENA) 21-12, 21-16.

Ganda campuran: Jaafar Hidayatullah – Aisha Salsabila (INA) atas Rutanabak Optong – Jenisha Sudjapraparat (THA) 21-17, 21-19.