Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Indonesia: Ribuan orang memprotes reformasi pasar tenaga kerja

Selama tiga hari berturut-turut, telah terjadi protes kekerasan terhadap rencana reformasi pasar tenaga kerja di banyak wilayah di Indonesia. Ribuan orang memprotes reformasi yang dimulai parlemen pada hari Senin. Presiden Joko Widodo ingin menarik investasi dengan kendali komprehensif. Kritikus takut bahwa “Undang-Undang Penciptaan Pekerjaan” yang kontroversial dapat merusak hak-hak pekerja dan merusak perlindungan lingkungan.

Ratusan mahasiswa dan pekerja berkumpul di depan Istana Kepresidenan di ibu kota pada Kamis Jakarta. Mereka meminta agar tagihan dicabut. Demonstrasi berulang terjadi di kota-kota lain di Jawa Barat. Bentrokan hebat dengan polisi di pulau Sumatera juga terjadi.

Lebih dari 400 penangkapan

Dalam beberapa hari terakhir, beberapa layanan darurat menyerang pengunjuk rasa dengan peluru karet dan gas air mata. Lebih dari 400 orang ditangkap, menurut DPA, Reuters berbicara tentang 600 penangkapan dan dua pelajar yang terluka parah. Juru bicara polisi setempat Dutton Dirsen Atmaja mengatakan beberapa penjaga keamanan terluka.

Mulana Sharif, 45 tahun, yang sudah bekerja di Astra Honda Motors selama 25 tahun, mengaku ikut ambil bagian dalam perjuangan memperjuangkan hak generasi mendatang. “Kami menuntut agar RUU itu segera dihentikan,” ujarnya. “Ini perjuangan kita untuk anak cucu kita.” Dengan undang-undang baru, “kemakmuran kita akan menurun, kita akan memiliki lebih sedikit pekerjaan.”

Indonesia Ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Menurut pemerintah, reformasi tersebut bertujuan untuk mendorong investasi dan mengurangi birokrasi perusahaan. Tetapi para kritikus mengatakan itu akan merusak hak-hak pekerja. Antara lain, hal itu dapat mengakibatkan PHK, kontrak jangka pendek, pesangon yang lebih rendah, dan outsourcing pekerjaan. Aktivis lingkungan juga waspada: undang-undang menyederhanakan kewajiban perusahaan untuk melakukan analisis risiko lingkungan operasional.

READ  Hasil Moto2 Indonesia 2022: Grand Prix Indonesia Somkiat Chandra!