Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Turki mulai mengekspor tank ke Indonesia

Ankara – pada upacara penyerahan kendaraan lapis baja Turki FNSS Tank pertama yang dikembangkan di Turki akan dikirim ke Indonesia pada hari Selasa.

Pemerintah Indonesia dan Turki menyepakati untuk pertama kalinya pada Mei 2015 untuk bersama-sama mengembangkan tank untuk tentara Indonesia. Proyek Kaplan MT merupakan kontrak ekspor pertama Turki dalam kategori tank medium dan proyek pertama yang dimulai dan diselesaikan berdasarkan perjanjian kerjasama industri pertahanan yang ditandatangani antara Indonesia dan Turki. Berdasarkan kontrak tersebut, 18 tank Kaplan MT akan diproduksi, dengan 10 tank pertama diproduksi di Turki dan 8 sisanya di Indonesia.

Kaplan MT: Tank Medium Modern

Kaplan MT / Harimau adalah tank medium yang dikembangkan bersama oleh pabrikan Turki FNSS dan pabrikan Indonesia PT Pindad. Tangki tersebut secara resmi diklasifikasikan sebagai Modern Medium Tank (MMWT). Tank tersebut disebut sebagai Kaplan MT di Turki dan Harimau di Indonesia. Arti kata kaplan dan harimau adalah harimau.

Tank berbobot 35 ton ini dilengkapi dengan meriam utama 105 mm, granat asap, dan senapan mesin koaksial 7,62 mm. Mesinnya adalah mesin diesel Caterpillar C13 711 hp, dipasangkan dengan transmisi Allison / Caterpillar X300. Selama pengujian, tangki mencapai kecepatan mengemudi 78 km / jam. Kaplan MT mampu mengatasi parit selebar 2 m dan rintangan vertikal setinggi 0,9 m. Bobot dan kecepatannya yang ringan membuatnya ideal untuk “lingkungan tropis seperti hutan,” menurut FNSS di situs webnya.

Kamera siang dan termal

Kaplan MT juga dilengkapi dengan kamera pencitraan siang hari dan termal untuk pengemudi, panel instrumen digital multifungsi untuk pengemudi dan sistem penglihatan kinerja tinggi generasi ketiga untuk penembak dan komandan. Selain itu, Battlefield Management System (BMS) dan Sistem Peringatan Laser (LWS) tersedia, memberikan kesadaran dan sikap Taktis kepada kru,” lanjut Persenjataan Turki.

READ  Konstitusi Federal menyatakan bahwa jilbab dilarang

FNSS Savunma Sistemleri A.Ş. (FNSS Defense Systems A.Ş.) adalah perusahaan pertahanan Turki yang didirikan pada tahun 1988. 51 persen sahamnya dimiliki oleh Turkish Nurol Holding dan 49 persen dimiliki oleh perusahaan Inggris-Amerika BAE Systems Inc. Ini mengoperasikan fasilitas di Gülbaşı, Ankara.

Menarik juga

– ‘Lingkaran setan positif’ –
Industri pertahanan: Kendaraan lapis baja Turki diminati di seluruh dunia

Meningkatnya ketegangan politik dan ancaman teroris di Turki dan di seluruh dunia memberikan peluang pertumbuhan unik bagi industri pertahanan Turki yang sedang berkembang.

Industri pertahanan: Kendaraan lapis baja Turki diminati di seluruh dunia