Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Ini Tujuan Sejumlah Rumah Produksi Indonesia Gaet Perusahaan Internasional

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Kabar baik datang dari Festival Film Internasional dan Pasar Televisi Hong Kong (Filmart) 2024.

Pasalnya, sejumlah rumah rumah produksi asal Indonesia Berhasil menggaet perusahaan internasional yang bekerja sama mengembangkan karya-karya anak Bangsa.

Seperti halnya MAGMA Entertainment adalah anak perusahaan Columbia (Sony) Pictures. MAGMA Entertainment mengembangkan akun kekayaan intelektual (IP) secara lokal untuk diseminasi internasional.

Paka Joga: Indonesia Ampel Beran di Festival Film Asia

Karya karya yang hadir di sepanjang garis tersebut adalah pemukiman seitan dan kadarat sutradhara charles gozali. Ada data lain untuk gambar IDN yang dicirikan oleh keragamannya yang besar, selain menghasilkan lebih banyak investasi melalui perusahaan internasional.

“Semua informasi ini diberikan tepat waktu untuk mendapatkan informasi yang lebih detail,” kata Presiden IDN Pictures Susanti Dewi, 19/3/2019, di Mistar.id.

Kerja sama internasional bisa menjadi hal yang luar biasa sebuah pangkalan hiburan. Setelah sukses dengan Malam Pencabut Nyawa (Respati), sebuah pangkalan Hiburan di Barunson E&A akan melanjutkan serangkaian kerja sama baru.

Barunson E&A adalah film studio asli Korea Selatan, film bergenji parasit Balik. Barunson E&A adalah produser eksekutif perusahaan sebuah pangkalan Hiburan di industri film global.

Paka Goja: Tontonan Deretan Film Indonesia pada November 2023

Seluruh kabar baik ini datang setelah Indonesia melalui Paviliun Indonesia, pertama kali ikut serta dalam acara bergengsi Filmart 2024.

Keikutsertaan Indonesia dalam acara ini merupakan inisiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf), Serta Dokungan Direktorat Pervelman, Musik dan Media Paro Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Direktorat) Mengapa Kemendikbud Ristek), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta) salah satu penyelenggara Jakarta Film Week.

READ  Sabaya: Film tentang Menyelamatkan PSK dari ISIS | film | DW

Keberangkatan Indonesia ini mengajak 15 rumah produksi Indonesia, Antara Lin MNC Contents, MAGMA Entertainment, Adhya Pictures, Produksi Film Negara, Talamedia, Palari Films, sebuah pangkalan Hiburan, MD Hiburan, Vizenima, Kawan Kawan Media, Liveflick Pictures, Mahaka Pictures, Starvision, IDN Pictures dan Lumen Studio.

Setelah 15 produksi baru, Pavilion Indonesia diputar pada Festival Film Indonesia 2, Pekan Film Jakarta dalam rangka Jogja-NETPAC Asian Film Festival. (gideon/hm16)