Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Kemacetan di Malang: Tidak ada sanksi FIFA setelah bencana stadion di Indonesia

Status: 08.10.2022 12:46 siang

Setelah bencana stadion di Pulau Jawa, Indonesia, Presiden Joko Widodo mengatakan negara Asia Tenggara itu seharusnya tidak mengharapkan sanksi dari badan sepak bola dunia FIFA.

“Alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak mendapat sanksi dari FIFA,” kata Widodo dalam pesan video, mengutip surat dari Presiden FIFA Gianni Infantino.

Usai pertandingan Liga Utama Arema FC-Persebaya FC pada Sabtu pekan lalu, massa meledak di Stadion Kanjuruhan Malang, ketika suporter merangsek ke lapangan, polisi menembakkan tabung gas air mata dan kekerasan ke arah mereka. Lebih dari 130 orang – termasuk 37 anak – tewas saat ribuan anak berusaha mencapai jalur darurat. Ratusan penonton juga terluka.

Widodo mengumumkan bahwa FIFA akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mereformasi sepak bola tanah air. Saat ini, FIFA ingin membuka kantor di Indonesia. Indonesia akan tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun depan sesuai rencana.

Sementara itu, 6 orang telah dijerat pidana kelalaian akibat berkerumun. Menurut Kapolri Listio Sigit Prabowo, para tersangka merupakan pimpinan perusahaan yang mengelola divisi satu, dua pejabat Arema FC, dan tiga oknum polisi yang diduga memerintahkan penggunaan gas air mata di stadion.

READ  Setelah kecelakaan pesawat Sriwijaya: Indonesia menyerukan pemeriksaan Boeing 737 tua