Berita Utama

Berita tentang Indonesia

Semua pesawat Boeing 737 yang lebih tua harus diperiksa

WashingtonPabrikan pesawat AS Boeing diharuskan untuk menyerahkan semua pesawat 737 yang lebih tua untuk diperiksa, menurut perintah yang dikeluarkan oleh Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA). Menurut surat dari Federal Aviation Administration (FAA) yang dilihat oleh Agence France-Presse pada hari Sabtu, perintah tersebut mempengaruhi semua pesawat Boeing 737 generasi 300, 400 dan 500. Dilatarbelakangi jatuhnya sebuah pesawat Boeing di Indonesia, yang membunuh 62 orang, pada bulan Januari itu hidup kembali.

Penyelidik Indonesia menemukan bukti kerusakan teknis pada mesin kecelakaan setelah kecelakaan itu. Menurut laporan sementara oleh penyelidik, kontrol propulsi otomatis pesawat mengalami “kerusakan”. Namun, penyidik ​​belum bisa menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut.

Boeing ingin memastikan keselamatan pesawat

“Boeing bekerja untuk memastikan bahwa pesawat kami aman dan memenuhi semua persyaratan,” kata perusahaan itu kepada AFP. “Kami terus berhubungan dengan pelanggan kami dan FAA dan terus bekerja untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja seluruh armada kami.”

Sebuah Boeing 737-500 yang dioperasikan oleh Sriwijaya Airlines jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas di Jakarta pada 9 Januari. Semua 62 narapidana meninggal.

READ  Kompensasi untuk Kejahatan Kolonial: Bayar dan Tetap Diam? | Eropa | DW